Ketika Pak Musholli Sakit
Posted by aresto on August 22, 2006
Terkejut aku mendengar berita Pak Musholli terserang stroke dan harus dirawat di rumah sakit. Apalagi beberapa hari kemarin aku sempat bertemu beliau di acara PKN, dan saat itu beliau tampak sehat. Karena kebetulan sore itu setelah team planning Bank Mandiri aku tidak ada acara, kuputuskan untuk pulang lebih cepat dari jadwal dan janjian dengan Iffan untuk pergi bareng ke RS Haji Pondok Gede.
Setibanya di RS Haji, kulihat Budiman, Pak Misri, dan beberapa rekan alumni angkatan 2 sudah lebih dahulu tiba dari Depok. Pak Musholli yang terbaring lemah tampak gembira menyambut kehadiran kami. Aku bersyukur karena beliau ternyata hanya terkena serangan stroke ringan, dan dharuskan istirahat beberapa minggu. Pak Musholi mengaku heran dengan stroke ringan itu karena dari pemeriksaan tidak ada masalah dengan kadar kolesterol dan tekanan darahnya, dia juga merasa rutin berolahraga. Aku berkata bahwa tubuh ngga bisa bohong dan mungkin ini cara tubuh beliau untuk minta istirahat. Pak Musholli mengakui bahwa dirinya memang sangat sibuk dan dipenuhi banyak beban pikiran.
Wajar saja jika beliau tumbang, mengingat demikian banyak aktivitas dan peran yang harus dijalankannya sehari-hari. Belum lagi ditambah beban pikiran seperti gedung bimbel NF Mampang yang baru saja ludes terbakar dan utang dana pembangunan Gedung PPSDMS Nurul Fikriyang jumlahnya kurang lebih dua miliar. Saat mengobrol dengannya saat menjenguk kemarin aku merasa bahwa masalah-masalah barusan hanya di permukaan saja. Dari “keluh-kesah”nya yang disampaikan dengan tetap dibumbui humor khas beliau, aku menangkap bahwa Pak Musholli sangat prihatin dengan kondisi bangsa yang tak kunjung membaik. Dan yang lebih bikin beliau sedih adalah betapa sulitnya kendala yang harus dihadapi oleh orang yang berupaya untuk memberi sedikit kontribusi untuk memperbaiki kondisi itu.
Di sisi ranjang sakit Pak Musholli, aku berpikir betapa orang yang terbaring sakit di hadapanku ini sudah memberi aku banyak pelajaran dan teladan sepanjang waktu aku mengenal beliau. Kesederhanaan beliau, antusiasme dan semangat yang selalu ditunjukkan dalam setiap kesempatan, humor segar yang membuat cair suasana, atau obsesi beliau yang menunut segala sesuatu serba terencana dan terorganisir baik, menurutku hanya pelengkap dari dua kualitas pribadi yang membuat aku sangat menghormati beliau. Pertama adalah visi yang mencakup kebaikan untuk umat dan keikhlasan untuk berkorban dalam usaha mewujudkan visi itu. Ada ungkapan yang bilang bahwa orang-orang dengan cita-cita yang sama akan pada saatnya akan bertemu, aku melihat bahwa dua kualitas pribadi tersebut yang menjadi magnet yang menarik banyak pihak yang kini bergabung dalam PPSDMS. Ketika dua kualitas itu seperti virus yang menulari semakin banyak orang, aku optimis perbaikan itu akan dan bahkan sedang terjadi. Kami doakan cepat sembuh Pak Musholli !
Dalam kesempatan ini saya sekaligus mengundang pembaca untuk berkontribusi dengan menginfaqkan harta, tenaga , dan pikirannya untuk program PPSDMS Nurul Fikri.
Lebih lengkap tentang PPSDMS dapat dilihat di situs PPSDMS Nurul Fikri
Yang kami harap adalah terbentuknya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat serta kebaikan dari Allah-Pencipta alam semesta-Idealisme Kami

nuyi said
iya, pak musholi emang sibuk banget, namanya bisa ngisi kajian di pelbagai pelosok depok. heran gimana dan kapan istirahatnya, turut mendoakan pak musholi sembuh deh.. jadi ngerasa malu berkaca sama pak musholi yang semangat, padahal usia beliau jauh lebih tua..
Anna said
Assalamualaikum Aresto, apa kabar? Gimana kabar terakhir pak Musholli? Aku sering chat sama Kong Ichsan tapi kok beliau gak pernah cerita2 ya? Terus gimana kabar teman2 PPSDMS angkatan 1, aku cuma tahu Alif ada di Norway, Iffan di PWC, Didi di BI, dan Aresto di Telkomsel. Keep updating cerita2 PPSDMS & alumninya ya…
feri yanto said
Assalamu’alaikum, semoga PPSDMS kedepan semakin maju dan berkembang untuk meraih Visi dan Misi menuju masyarakat Indonesia yang madani baik di sektor publik, private, third.
Oh ya,, kebetulan kemaren saya baru pertama kali berkunjung ke Mabes PPSDMS Nurul Fikri di dekat UI dan mendapatkan pembekalan langsung dari Pak Musholli.
Terima kasih pak semoga apa yg kami peroleh dapat kami terapkan disaat kami ikut dalam membuat pedoman tugas satuan.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
fickry said
Saya tak pernah melewatkan setiap kata yang keluar dari mulut beliau ketika menyampaikan sesuatu. Sebegitu terobsesinya saya pada beliau. Semoga Allah senantiasa memberikan umur yang panjang dan kesehatan baginya. Big AMin. fickry – ppsdms jogja
http://defickry.wordpress.com
Hengki said
masya Allah, makasih ya infonya…semoga Pak Mushalli (Babeh) terus menebar keceriaannya pada kita anak-anaknya