aresto in-depth

my words,my opinions

Semblep

Posted by aresto on October 9, 2007

Semblep! Spontan batin gue ketika mendengar berita itu (itu disini terpaksa dibuat rahasia). Dari mana asal kata semblep?Gue juga ngga tahu. Mungkin bagian dari banyak kata2 Jawa yang sering gue dengar dari mbah gue. Bisa jadi juga semblep tidak terdapat dalam kosa kata mana pun dan lebih merupakan adaptasi asal dari bunyi seperti jepret atau kecebur. Yang jelas gue bisa menjelaskan berbagai situasi dimana kata itu tepat untuk menggambarkannya.

Gue teringat waktu kecil bulan puasa, di masa petasan tidak termasuk terorisme. Sehabis tarawih setelah bosan kejar2an dan saling pukul dengan sarung, teman gue mengeluarkan sesuatu dari sakunya. Dan kita semua berkumpul dengan antusias melihat tangannya menggenggam petasan seukuran kepalan. Di pinggir lapangan di bawah pohon rambutan, kita lirak-lirik memastikan tak akan ada orang dewasa yang datang mengganggu. Ditaruhlah petasan itu di bawah pohon, kemudian teman gue menyalakan korek api dan menyulut sumbu petasan. Serentak kita semua berlari agak menjauh, mata tak lepas dari pijar api yang perlahan memakan sumbu. Sebagian menutup kuping, kita menunggu letusan itu. Bunyi “duaaaar” dahsyat yang siap kita sambut dengan letupan kegembiraan yang entah dari mana datangnya. Tunggu punya tunggu….sumbu telah habis tapi ledakan itu tidak pernah datang. Yang ada cuma sebentuk asap putih yang seperti meledek.

Ketika hal luar biasa yang kita antisipasi, belakangan terbukti biasa saja. Ketika harapan tinggi digantungkan, kemudian dibanting berkeping2 oleh kenyataan. Semblep !

7 Responses to “Semblep”

  1. priandoyo said

    hiks, benar-benar hebat. penggambaran situasi yang sedang kita alami dengan sangat baik..

  2. Hahaha… Aresto, kalau mercon yang seperti Kamu gambarkan itu, yaitu yang nggak jadi njeblug… Kami menyebutnya dengan mblebes. “Mercone Mblebes!”. Mblebes ini bisa juga untuk Rek Jress alias korek api grobog yang pakai pentul dan cara menghidupkannya digesek. Dalam keadaan pentulnya lembab dan nggak bisa dihidupkan, itu disebut mblebes. Kembang api yang lembab juga nggak bisa dihidupkan saat dibakar. Kembang api itu juga mblebes.

    BTW, Selamat Idul Fitri. Maaf lahir batin.

    Minta tolong dong, link ke tempatku diganti http://kombor.com.

  3. aresto said

    Iya Bang, saya nyebutnya semblep…pokoknya bikin kesel deh.

    BTW juga, mohon maaf lahir batin, semoga Ramadhan membekas di 11 bulan berikutnya :)

  4. edratna said

    Aresto,

    Saya pertama kalinya Lebarn di kompleks tempat tinggalku sekarang, dan karena pertama kali, rumah di Bandung dititipkan tetangga. Tiap hari, selepas Tarawih, ada anak2 (dari 3 keluarga yang masih punya anak keci s/d remaja) bermain petasan…dan anehnya kami ikut menikmati kegembiraan mereka…..harapannya agar petasan menyala keras…seruuu deh…saya ga nyesel pindah ke rumah ini.

    Ngomong-ngomong soal “sembleb”…istilah dikampungku di Jatim dulu, sama dengan kampungnya kang Kombor, yaitu “mblebes”…

    Harapan tinggi, tapi tak sesuai….artinya memang harus sabaaar, siapa tahu nantinya lebih baik. Saya ada cerita lho, seelah MPP saya ikut seleksi tapi ga lulus,…ternyata suatu ketika saya dipanggil untuk menjadi care taker dari jabatan yang saya inginkan tadi…ternyata, nuraniku tak sesuai, capek badan dan capek hati…disamping itu, karena tak lolos, saya udah terlanjur komit dengan lembaga lain, dan ternyata kerjaan yang ini lebih menarik….

  5. edratna said

    Wahh sorry, salah tiknya banyak sekali…pls di edit ya….thanks (maklum Lebaran…)

  6. aresto said

    Terimakasih Bu Edratna,
    Saya memang sedang butuh banget motivasi nih….

  7. ngobos said

    Kalo di tempat saya mercon semblep disebut ‘Ngobos’ atau ‘Ndobos’.
    Selain itu, kata itu biasanya buat menggambarkan wacana yang luar biasa untuk realita yang biasa saja. Misalnya, rame2 bakalan naik gaji besar2an ato mo dapat THR berlipat2, ternyata bossssshhhh…., ngobos alias ndobos.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>