aresto in-depth

my words,my opinions

Archive for August, 2008

Sweaty Thoughts

Posted by aresto on August 12, 2008

Kali ini ngomongin tentang exercise rutin. Sebenarnya sebelum di Bandung pun gue udah memaksa diri untuk rutin workout, setidaknya 15 menit sehari. Tapi memang sejak di Bandung, dengan pola rutinitas dan fasilitas yang lebih kondusif, gue bisa sangat teratur berolahraga.

Karena gue yakin gak ada yang membantah manfaat olahraga buat kesehatan, gue cuma ingin berbagi beberapa saran untuk membantu loe pada mulai berolahraga.

Find your motivation.Bagian ini sangat pribadi dan harus dijawab sendiri2. Gue misalnya, karena punya ayah yang darah tinggi dan ibu yang sakit jantung, motivasinya lebih bersifat risk based. Gue berolahraga karena ingin selama mungkin sehat dan siap, karena kalau sehat berarti insyaAllah bisa lebih lama memanfaatkan hidup dan kalau . So, it should be simple but moving.

Do your research. Semua ada ilmunya, termasuk exercise. Coba sempetin waktu untuk nyari2 bacaan tentang gaya hidup sehat. Terutama yang dilengkapi dengan hasil penelitian2 terbaru di bidang ini. Dengan membaca, kita jadi tahu cara olahraga yang efisien dan efektif, juga ngebantu untuk membedakan mana mitos dan fakta dalam exercise.

Pick a program. Ada temen yang bilang kalau dibuat jadi rutin, plahraga jadi nyebelin n akhirnya kita jadi males ngelakuinnya. Hmm menurut gue justru kalau kita gak membuat program exercise untuk diikuti, kita jadi sporadis n gak punya target. Membuat program berartii punya target, punya metode yang rutin, dan punya parameter capaian. Contoh program yang menarik bisa diliat di Couch-to-5k Running Plan dan Onehundredpushups

Oh ya, untuk program ini pastikan untuk memilih sesuatu yang cocok dengan loe. Kalau memang cuma minat sama olahraga permainan, ya jangan bikin diri sendiri frustasi dengan lari di treadmill. Terus jangan lupa tahu diri ketika memilih program. Kalau naik jembatan penyebrangan aja ngos2an, ya jangan sok2an pengen jadi Batman.

Terakhir, play your tunes. Untuk kasus gue, ada beberapa lagu yang jadi teman asyik untuk olahraga. Playlist gue: Don’t Stop Me-nya Queen, Paint It Black-nya Rolling Stones, Time is Running Out-nya Muse, On The Run-nya Arctic Monkeys, Lord Don’t Slow Me Down-nya Oasis, Free Bird-nya Lynyrd Skynyrd, sama Terus Berlari-nya Dewi Yull hehehe

Posted in ABCs of Life | 7 Comments »

Hidup di Tengah Para Psikopat

Posted by aresto on August 4, 2008

Salah satu hobi aneh gue adalah membaca biografi para serial killer dunia. Sejarah mencatat banyak sekali monster berdarah dingin yang kesadisannya membuat kita merinding. Ryan van Jombang akan terlihat cupu bila dibandingkan dengan nama-nama seperti Bundy, Gein, atau Gacy.

Kalau diperhatikan memang ada kemiripan mendasar antara mereka yang mendapat label psikopat. Sebagai individu mereka gagal dalam merasakan perasaan pada orang lain dalam hubungan dengan perbuatan mereka. Salah satu fiksi populer yang secara pas menggambarkan kepribadian seorang psikopat adalah serial Dexter. Kita dapat melihat bagaimana tokoh utama Dexter yang psikopat, sejak muda dididik ayahnya untuk dapat memainkan akting emosi-emosi dasar seperti sedih, gembira, marah, atau cinta sekadar agar Dexter tidak seperti alien di masyarakat manusia.

Masalahnya, jika kegagalan dalam merasakan empati pada perasaan orang lain menjadi ukuran, maka boleh jadi kita hidup di tengah masyarakat psikopat. Kejadian yang gue alami semalam misalnya. Dalam perjalanan di tol antara Jakarta Bandung, sebuah sedan tiba2 memotong jalan shuttle yang gue naiki dengan manuver yang sangat agresif. Tidak cukup sampai di situ, di depan shuttle gue mobil itu mengerem mendadak sambil membanting setir ke kanan. Sekali, dua kali sebelum kemudian tancap gas. Mungkin saja sebelumnya terprovokasi oleh tindakan supir shuttle gue, tapi aksi gagah2an tanpa memikirkan risiko keselamatan 10 orang penumpang shuttle menurut gue sih sudah tergolong aksi psiko.

Nah, cukup dijawab sendiri kan masuk golongan mana orang2 yang dengan entengnya menilep duit BOS, pembangunan Islamic Center, atau beras miskin ?

Lebih gawatnya lagi adalah penyakit psikopat ini menular. Yup, menurut gue salah satu teori good guys gone bad adalah karena semakin hari berbuat baik semakin makan hati. Bagaimana mau berprilaku sebagai manusia normal kalau sehari-hari tidak diperlakukan manusiawi? Perlahan ikut2an jadi psikopat jadi pilihan logis ketimbang keblangsak jadi korban.

Tapi, masa sih kesimpulannya kita harus ikut2an sadis ? Tentu tidak. Gue punya dua tips agar tidak ketularan jadi psiko. Pertama, usahakan untuk memiliki dan berpegang pada sebuah set of value. Sumbernya bisa dari mana saja dan tidak usah terlalu muluk, yang jelas harus dapat membantu kita membuat demarkasi yang tegas antara tindakan2 yang dapat kita lakukan dan tindakan yang menurut kita hanya layak dilakukan oleh monster tak berperasaan. Kedua, tanpa pernah bosan gue sarankan untuk berlatih memahami perasaan orang lain. Ketimbang menyibukkan pikiran sebatas kerjaan, sepatu Pedro dan dada Cynthiara Alona, coba untuk mulai belajar ikut merasakan perasaan orang lain.

Kalau kita bisa konsisten dengan 2 tips itu mudah2an kita ngga ketularan jadi psiko sekaligus mencegah semakin banyak orang ketularan jadi psiko.

Posted in ABCs of Life, Seeking Paradise | 6 Comments »