Posted by aresto on February 23, 2009
Ngeliat berita ini dan ini jadi tahu kalau ternyata keluhan tentang kualitas layanan Indosat3G tidak hanya dirasakan oleh gue doang.
Memang sejak sebulan belakangan, sebagai pelanggan pascabayar IndosatM2 gue merasakan penurunan kualitas layanan yang sangat menyebalkan. Di hari kerja sih gak usah ditanya deh, daripada makan hati mending sekalian gak usah mencoba konek sama sekali. Saat wiken yang sebelumnya cukup reliable sekarang hampir sama menyebalkannya. Biasanya yang terjadi adalah susah sekali untuk mendapatkan koneksi atau putus sambung putus sambung kayak lagunya BBB, sekalinya terkoneksi untuk waktu yang agak lama kecepatannya luar biasa lambat serasa menggunakan koneksi GPRS. It supposed to be 3.5G and that’s what I paid for,God d**n it !!!
And the most annoying part is like any “good” telco operator would do, IM2 sent me this “Informasi Utilisasi Jaringan Broadband Internet IM2″ e-mail that blame the lousy connection to increase in customer number. Shame on u IM2, u promote ur service to increase customers, but then blame customer growth when u suck in providing adequate service level ?
That’s not all folks. After that “our demand exceed our capacity” crap, IM2 offer a solution to “tidak menggunakan aplikasi download manager seperti Torent dan Morpheus, serta senantiasa melakukan pengecekan lokasi favorit terkini melalui link www.indosatm2.com/zoneinfo. Selain itu, mohon Bapak/Ibu dapat menghindari pemakaian di lokasi favorit tersebut antara pukul 08:00 s.d 12:00 WIB dan 19:00 s.d 22:00 WIB”. Errr…we’re paying to be able to use anything we want, and how in the hell we suppose to check current favourite location bullshit when we can’t even connect ?
Aaargh….kapan Internet di Indonesia bisa murah, cepat, lancar, dan bebas bohong ?
Posted in Uncategorized | 24 Comments »
Posted by aresto on February 10, 2009
Dari Allposters.com, bagus nih buat aspiring writers. My fave is rule no.2
Posted in On Writing | 3 Comments »
Posted by aresto on February 9, 2009
Berani posting ini setelah positif lulus ujian CISA. Lega sekali rasanya begitu dapat pengumuman. Bukan apa-apa, yang paling bikin cemas kalo sampe gak lulus kan berarti duit n waktu yang udah dikorbanin jadi sia2. Dari pengalaman kemarin berikut beberapa tips persiapan yang dapat gue bagi untuk mereka yang berencana mengambil sertifikasi CISA:
Improve ur English. Walaupun ngga terkait langsung dengan materi ujian CISA, menurut gue faktor ini harus ditempatkan di poin pertama. Dari bukunya, latihan soal, sampai ujiannya semua menggunakan English. Ujian CISA terkenal dengan pertanyaan2nya yang menjebak dan membutuhkan pemahaman mendalam. Kalau masih belepotan di bahasa satu ini, dijamin kita akan kesulitan dalam mengerjakan ujian. Saran saya sih setidaknya penguasaan English kita sampai pada level reading comprehension yang cukup. Selain itu coba untuk familiar dengan vocabulary yang berhubungan dengan IT audit.
Fokus belajar ke satu sumber. Dulu waktu mulai belajar sempat kalap tuh ngumpulin berbagai buku dan software CISA. Tapi, setelah belajar beberapa minggu kok rasanya malah jadi gak fokus dan information overload. Saran gue fokuskan belajar loe di buku CISA Review Course dan software latihannya yang paling update. Target loe adalah minimal dua kali membaca seluruh materi buku dan mengerjakan semua soal di software latihannya. Nah kalau itu sudah beres, boleh deh nyari sumber lain untuk pengayaan.
Sediakan waktu khusus dan disiplin. Ini nasihat klasik sih, tapi entah kenapa orang paling susah ngikutinnya. Gue juga sebenernya gak disiplin2 amat, tapi memang dari awal sudah bikin target minimal tiap hari baca materi sejam, n ngerjain soal sejam. Manfaatkan waktu seoptimal mungking: buat study note, kerjakan soal DAN baca pembahasannya.
Gali pengalaman IT audit.Menurut gue salah satu faktor penting dalam menjawab ujian sertifikasi CISA adalah pengalaman IT audit. Banyak pertanyaan CISA membutuhkan judgement yang biasanya bersumber dari pengalaman kita dalam melakukan IT audit. Nah, sekarang bagaimana dengan mereka yang belum punya pengalaman IT audit ? Ada dua kemungkinan jawaban sih.Yang pertama, lebih baik ikut ujian sertifikasi lain yang sesuai dengan bidang loe. Bukan apa2, sayang aja kalo ikut ujian CISA cuma untuk iseng2 n kalaupun dapat nggak terpakai karena loe memang tidak bekerja di bidang itu. Jawaban kedua, pengalaman IT audit itu bisa coba digali dari orang yang sudah memiliki pengalaman IT audit. Untuk jawaban yang ini, saran gue adalah coba ikuti training sertifikasi CISA yang sekarang banyak diselenggarakan berbagai lembaga. Tapi, sebelum mendaftar coba pastikan apakah instruktur yang mengajar memang orang yang memiliki pengalaman IT Audit.
Oke, selamat belajar dan semoga sukses dengan ujian sertifikasi CISA
Posted in Office Hours | 19 Comments »